PELATIHAN DASAR MENANAM SAYURAN

Oleh : Supinah ( konsultan sayuran)


Materi dasar penanaman sayur cara sederhana

A. Penanaman.

1. Cara menanam hidroponik menggunakan WICK

Cara menanam hidroponik ini juga tidak kalah terkenal dengan cara pakai paralon.

Cara ini disukai karena pembuatannya yang mudah serta bahan-bahan yang mudah didapatkan serta murah. Bahkan Anda bisa menggunakan barang bekas.


Hal hal yang perlu disiapkan:

- Botol air mineral

- Alat pemotong

- Sumbu kompor atau kain flanel

- Alat untuk melubangi bisa berupa solder atau paku

- Air nutrisi

Cara membuat :


Potong botol bekas menjadi 2 bagian.

Lubangi tutup botol.

Gabungkan ke dua bagian botol. Caranya adalah dengan membalik bagian moncong botol menghadap ke bawah.

Pasang sumbu kompor atau kain flanel pada lubang di tutup botol, pastikan sumbu atau kain bisa menyerap air nutrisi.

Tanam bibit tanaman pada bagian atas botol dengan tanah secukupnya.

Isi bagian botol bawah dengan air nutrisi ( AB Mix)


Gambar ambil di internet.

2. Menanam sayur dalam polybag atau pot

Bahan yang diperlukan :

- pot

- polybag

- tanah

- kompos

- pupuk kandang

- sekam bakar.

Semua bahan di campur dengan perbandingan 1:1:1:1

Masukan ke dalam polybag / pot jangan terlalu penuh supaya bila disiram air tidak tumpah.

Tanam sayuran yang sudah disemai dan siap tanam.






B. Pemeliharaan.

1. Penyulaman

Penyulaman adalah proses menambal tanaman yang tidak tumbuh diganti dgn tanaman baru.

Biasanya dilakukan bila menanam di kebun/ bedengan.

2. Penyiraman.

Waktu penyiraman:

a. Pagi antara jam 6 - jam 10.

b. Sore antara jam 15.00 - malam.

Bila kondisi tidak hujan dan tanaman berada didalam greenhouse.

Tujuan dari penyiraman adalah agar tanaman dapat menyerap zat zat dan mineral dari tanah dengan kandungan air dan dapat terus tumbuh.

3. Pemupukan.

Pemupukan dengan NPK atau AB Mix.

Pemakaian NPK adalah 1kg NPK 16 - 16 - 16 di larutkan dengan 100 liter air.

Satu tanaman sekitar 1/2 gelas Aqua. Dikucurkan ke tanah sekitar akar.

Bila ditabur, 1 tanaman = 1grm NPK.

AB Mix dosis : 5 ml larutan A, 5 ml larutan B di campur dengan 1 liter Air. Dosis pertanaman = 1/2 gelas Aqua.

4. PHPT

PHPT adalah Pengendalian Hama Pada Tanaman.

Seperti ulat, kutu, bercak daun, trip, kapang, dan busuk daun atau batang, jamur.

Busuk daun atau batang dan jamur itu diatasi dengan penyemprotan fungisida

Ulat, kutu dan hama lain itu diatasi dengan insektisida. Obat obatan itu ada di toko pertanian.

5. Penyiangan

Penyiangan atau pencabutan rumput di sekitar tanaman. Supaya tanaman tidak terganggu pertumbuhannya.


Hal hal yang harus di perhatikan bila akan menanam.

Persiapan :

- tanah. Tanah usahakan tanah yang subur

- kompos dan pupuk kandang yang sudah matang ( lama) atau proses fermentasi.

- bibit. Bibit yang berupa biji yang kecil2 itu melalui penyemaian. Kecuali kangkung, bayam, jagung, kedelai. Itu langsung tanam di lahan tanam.

Cara penyemaian : bibit harus direndam dulu dalam air ( bisa di tambah irisan bawang merah ) selama 10-15 menit. Kecuali bibit yang lebih kecil dari bibit brokoli atau kol itu langsung semai.

Tujuan bibit direndam adalah untuk membangunkan benih dan cepat berkecambah.

Setelah direndam, bibit bisa langsung disemai di tray semai atau tanah yang subur.


Gambar tray semai.


Setelah bibit sudah tumbuh antara 4-6 daun, bibit pindah ke lahan tanam.

Kebun, pot, atau polybag.

Menanam diusahakan pada sore hari supaya tanaman baru tidak layu. Sesudah ditanam, tanaman di siram dengan air secukupnya. Jangan sampai menggenang. Bila ada genangan air disekitar tanaman akan tumbuh lumut. Tanaman jadi kerdil karena zat zat makanan yang seharusnya di serap tanaman akan diserap lumut.

Menanam di pot atau polybag, tidak memerlukan lahan yang luas dan mudah mengurusnya. Usahakan tanaman terkena sinar matahari lebih kurang 6 jam tiap harinya.

Plybag dan pot bisa di letakan di dak rumah, rak, teras, halaman yg terkena sinar matahari.


1 view0 comments