• Admin

KETERSEDIAAN OBAT DAN MASA DEPAN ODHA - HIV DI TENGAH MASA PANDEMI COVID-19


Sejak Maret 2020, ketika pandemi COVID19 mencekam seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Publik terlupa bahwa ada individu dan kelompok masyarakat yang juga sangat terdampak, dan memerlukan bantuan segera: Kawan-kawan ODHA.


Jaringan Indonesia Positif (JIP) mengemukakan situasi yang memprihatinkan. Data survey yang dilakukan pada bulan April – Mei 2020, menggambarkan jelas tentang keadaan komunitas ODHA di saat pandemi COVID-19.


Dari infografik berbasis data, diketahui bahwa ketersediaan stok ARV dari bulan Maret hingga Mei ini, yang membuat semua orang ketar-ketir.


Pasalnya hanya 50% ODHA yang mempunyai stok hingga lebih dari 1 bulan. 37% lainnya mempunyai stok ARV kurang dari 1 bulan. Hal inilah yang membuat kecemasan semakin tinggi pada masa pandemi.


Sebab selain harus memikirkan kesehatan diri sendiri, kawan ODHA masih harus memikirkan kelangsungan hidup anggota keluarganya serta mereka masih harus berjibaku dengan aturan PSBB yang membuat mobilisasi sulit dan sangat dibatasi ketika mengakses ARV.


Bahkan data dari survey Jaringan Indonesia Positif menyebutkan bahwa 43% kawan ODHA tidak bisa lagi bekerja atau kehilangan mata pencaharian akibat pandemi COVID-19 yang memperparah kondisi mereka.


Kondisi inilah yang membuat Jaringan Kerja Gotong Royong berinisitif bersolidaritas. Kepada semua warga dan lapisan masyarakat yang kondisinya memprihatinkan dan sangat membutuhkan bantuan, antara lain kepada kawan-kawan ODHA.


Kami membutuhkan kejelasan informasi dan data yang valid mengenai ketersediaan stok ARV, terutama dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.


Untuk itulah, bentuk rasa solidaritas digaungkan melalui Diskusi Publik Online, yang akan dilaksanakan melalui platform ZOOM pada:


Hari/Tanggal: Rabu, 20 Mei 2020


Pukul: 15.30 - 17.30



Diskusi Publik Online ini menghadirkan narasumber yang sangat kompeten dibidangnya, antara lain:


1. dr Hariadi Wisnu Wardana, Subdit HIV AIDS dan PIMS Dit P2PML Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.


2. Merinda Sebayang, aktifis dan advokat kesehatan - Jaringan Indonesia Positif.


3. Suksma Ratri, aktifis perempuan anggota Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI)


4. Jimmy, Inisiator Jaringan Kerja Gotong Royong Focal Point Bandung & Jaringan Indonesia Positif.


Diskusi Publik Online ini akan dimoderatori oleh Drs Inang Winarso, Ketua Asosiasi Antropologi Jawa Barat, sekaligus pemerhati masalah HIV AIDS dan IMS.



Untuk mendapatkan ID dan password ZOOM, sila mendaftar pada tautan link: bit.ly/jaker20Mei


Untuk informasi lebih lanjut hubungi Wisnu 0857-6827-4150


#jaringankerjagotongroyong

#solidaritassosialbandung

#kawanbantukawan

12 views0 comments

Recent Posts

See All

PELATIHAN DASAR MENANAM SAYURAN

Oleh : Supinah ( konsultan sayuran) Materi dasar penanaman sayur cara sederhana A. Penanaman. 1. Cara menanam hidroponik menggunakan WICK Cara menanam hidroponik ini juga tidak kalah terkenal dengan c